
SURAKARTA – Sebanyak
11 siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Reporter Cilik SD Muhammadiyah
Palur melakukan kunjungan edukatif ke Studio TV 10 di kawasan Masjid Jami
Assagaf, Pasar Kliwon, Surakarta, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini dirancang
untuk memberikan pengalaman praktis di dunia penyiaran (broadcasting)
dan jurnalistik sejak dini.
Sebelum
memasuki area studio, para siswa diajak menelusuri sejarah Masjid Jami Assegaf
yang berdiri sejak tahun 1920-an. Mereka tampak antusias mengamati menara
ikonik masjid yang masih terjaga keasliannya hingga satu abad lebih. Sebagai
pelengkap pengalaman budaya, para siswa juga mencicipi kopi jahe rempah,
minuman khas yang menjadi bagian dari tradisi lokal di kawasan tersebut.
Memasuki
sesi inti di Studio TV 10, para calon jurnalis cilik ini diperkenalkan pada
berbagai perangkat teknis, mulai dari kamera profesional, sistem tata suara (audio
mixing), hingga ruang kendali siaran. Petugas studio pun memberikan
penjelasan mengenai alur produksi sebuah program televisi dari awal hingga siap
tayang.
Para siswa tidak
hanya menonton, tetapi langsung "beraksi" di depan kamera. Beberapa
di antaranya: Storytelling Menampilkan cerita Islami
menggunakan media boneka tangan. Podcast Berperan
sebagai host dan narasumber dalam sesi bincang-bincang
interaktif dan Presenting Melatih kepercayaan diri dalam
menyampaikan pesan di studio profesional.
"Kami
sangat senang bisa mencoba alat-alat canggih secara langsung. Ternyata menjadi
reporter itu seru dan butuh kepercayaan diri yang tinggi," ujar salah satu
siswa peserta.
Kunjungan
ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk mengembangkan bakat komunikasi dan
literasi mereka melalui wadah ekstrakurikuler sekolah. Kegiatan ditutup dengan
sesi foto bersama dan ramah tamah antara pihak sekolah dengan tim TV 10.
Kontributor:
Annisa’i Nur Jannah Tulloh, S.Pd
Editor: Choerul Anam