IKLAN

Tiga faktor yang saling membutuhkan dalam pendidikan

Oleh : Kamal Maruapey, S.Pd

‎Pendidikan menurut para ahli secara umum adalah proses sadar dan terencana untuk membimbing perkembangan jasmani dan rohani manusia, mengembangkan potensi diri, serta menanamkan nilai-nilai budaya dan sosial.

‎Maka dari itu ketika kita hendak mewujudkan pendidikan yang baik berkualitas bagi generasi-generasi selanjutnya kita harus memahami tiga pondasi penting yang saling mendukung dalam pendidikan yaitu sebagai berikut :

‎1. Orang tua

‎Orang tua adalah ayah dan ibu yang terikat dalam perkawinan sah, berfungsi sebagai pendidik utama, pelindung, dan pembimbing yang merawat serta mendidik anak secara jasmani dan rohani. Mereka bertanggung jawab memberikan teladan, kasih sayang, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan bagi tumbuh kembang anak.

‎Dari pengertian di atas dapat kita pahami bahwa dari orang tua akan lahir seorang anak yang akan menjadi subjek dari sebuah pendidikan, disini peran orang tua yaitu selain memberikan kasih sayang orang tua juga berperan dalam memberikan edukasi tentang kehidupan serta membiayai pendidikan dari anaknya tersebut.

‎2. Guru

‎Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal hal ini berdasarkan pada UU No. 14 Tahun 2005.

‎Dari penjelasan di atas dapat ketahui bahwa seorang guru merupakan salah faktor penting dalam sebuah pendidikan, dari seorang guru kita dapat mengetahui berbagai hal tentang ilmu yang kita pelajari ketika di sekolah. guru berperan krusial sebagai fasilitator, aktivator, dan kolaborator yang menggeser fokus dari hafalan menuju pemahaman bermakna. Guru juga menciptakan lingkungan yang aman untuk bereksperimen, merangsang berpikir kritis, serta mengaitkan materi dengan kehidupan nyata.

‎3. Peserta Didik

‎Menurut Pasal 1 Ayat 4 UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, peserta didik (murid/siswa) adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Mereka merupakan subjek utama yang aktif mengembangkan diri dalam pendidikan.

‎Seorang peserta didik merupakan subjek dari sebuah pendidikan maka dari itu ketika sebuah pendidikan itu baik maka akan melahirkan murid yang baik pula begitu pun sebaliknya ketika sebuah pendidikan itu menyimpang maka akan melahirkan seorang murid dengan pemahaman yang salah.

‎Maka sebagai seorang guru seharusnya perlu memperhatikan apa yang dia sampaikan kepada peserta didiknya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.

Kesimpulan

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan akan bisa berjalan dengan baik bahkan kualitasnya pun bisa lebih baik apabila Orang tua, Guru dan peserta didik dapat memahami perannya masing-masing. Orang tua membiayai, guru sebagai penyedia fasilitas pendidikan dan peserta sebagai subjek yang selalu berusaha dalam mengembangkan diri melalui ilmu-ilmu yang di sampaikan oleh gurunya ketika di sekolah.

#Sekolah
SHARE :
IKLAN
LINK TERKAIT