IKLAN

Penerapan Metode Jigsaw pada Materi Memajukan Potensi Daerah Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 5 SD Muhammadiyah Palur

Oleh: Septi Amtiningsih, S.Pd

Metode Jigsaw adalah metode pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk meningkatkan  pemahaman siswa terhadap materi pelajaran dengan cara membagi siswa menjadi kelompok-kelompok kecil dan memberikan kesempatan setiap anggota kelompok  bertanggung jawab mempelajari bagian tertentu dari materi. Materi Memajukan Potensi Daerah cocok menggunakan metode Jigsaw karena beberapa alasan yaitu:

a.       Kompleksitas Materi : materi Memajukan Potensi Daerah memiliki banyak aspek seperi ekonomi, sosial dan lingkungan. Metode Jigsaw memungkinkan siswa untuk mempelajari dan memahami setiap aspek secara mendalam.

b.      Kerja Sama: metode Jigsaw mendorong kerja sama antarsiswa sehingga siswa dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang memajukan potensi daerah.

c.       Pengembangan Keterampilan: metode Jigsaw membantu siswa mengembangkan keterampilan seperti komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah.

d.      Peningkatan Pemahaman: dengan mempelajari materi secara mendalam dan berbagi pengetahuan dengan siswa lainnya, siswa dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang materi Memajukan Potensi Daerah.

Langkah-langkah Metode Jigsaw  adalah

1.      Pembentukan Kelompok Asal

Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Siswa berjumlah 22 anak dibagi menjadi 6 kelompok, dengan beranggota 3-4 anak per kelompok.

2.      Pembagian Tugas/Materi

Materi Memajukan Potensi Daerah dibagi menjadi beberapa segmen atau sub materi yang berbeda untuk setiap kelompok

Kelompok 1 submateri : Bagaimana aku memenuhi kebutuhanku? (Produksi, distribusi dan konsumsi).

Kelompok 2 submateri : Kegiatan ekonomi di daerahku (usaha pertanaian, kehutanan, peternakan)

Kelompok 3 submateri : Kegiatan ekonomi di daerahku (usaha perikanan, pertambangan, perindustrian dan jasa)

Kelompok 4 submateri :          Masalah kegiatan ekonomi (banjir barang impor, kurang mencintai produk dalam negeri, budaya konsumtif tinggi)

Kelompok 5 submateri :          Mengatasi masalah ekonomi (mengatasi daya saing umkm, mendukung produk unggulan, memajukan ekonomi kreatif)

Kelompok 6 submateri :          Faktor-faktor kegiatan ekonomi (sumber daya alam dan infrastruktur)

3.      Pembentukan Kelompok Ahli (Expert Group)

Siswa yang mendapat tugas yang sama dari berbagai kelompok akan berkumpul dalam kelompok baru. Pada kelompok ini siswa akan fokus mempelajari materi yang diberikan kepada mereka. 

4.      Diskusi Kelompok Ahli

Dalam kelompok ahli, siswa berdiskusi, berbagi informasi dan memperdalam pemahaman terhadap submateri.

5.      Kembali ke Kelompok Asal

Setelah diskusi di kelompok ahli, setiap siswa Kembali ke kelompok asal.

6.      Berbagi Pengetahuan

Setiap anggota kelompok ahli  membagikan pengetahuan yang telah mereka peroleh dari kelompok ahli kepada anggota kelompok asal lainnya.

7.      Presentasi Kelompok

Setelah semua anggota kelompok memahami materi secara keseluruhan, siswa melakukan presentasi kelompok untuk memperdalam lebih lanjut.

Penerapan metode Jigsaw pada materi  Memajukan Potensi Daerah  sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.  Dengan  langkah-langkah yang sistematis, siswa dapat memahami materi secara mendalam dan mengembangkan keterampilan kerja sama, komunikasi dan berpikir kritis.

Kelebihan metode Jigsaw adalah sebagai berikut.

1.      Meningkatan kerja sama

Metode Jigsaw mendorong siswa untuk bekerja sama dan berbagi pengetahuan dengan teman-teman.

2.      Meningkatkan  pemahaman

Siswa dapat mempelajari materi secara mendalam dan memahami konsep-konsep yang kompleks

3.      Meningkatkan keterampilan berpikir kritis-analitis

Siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis dalam memahami materi

4.      Meningkatkan tanggung jawab individu

Setiap siswa memiliki tangggung jawab untuk mempelajari dan memahami materi yang menjadi bagian mereka.

5.      Meningkatkan komunikasi

Siswa dapat mengembangkan keterampilan komuniksi yang efektif dalam berbagi pengetahuan dengan siswa yang lain.

 

Kekurangan metode Jigsaw adalah sebagai berikut.

1.      Ketergantungan pada siswa lain

Jika salah satu siswa tidak mempelajari materi dengan baik, maka kelompok asal tidak memahami materi secara keseluruhan

2.      Keterbatasan waktu

Metode Jigsaw memerlukan waktu yang cukup lama  untuk mempelajari materi dan berbagi pengetahuan dengan siswa lainnya.

3.      Kesulitan dalam mengelola kelompok

Guru perlu memastikan bahwa setiap kelompok berfungsi dengan baik dan setiap siswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi

4.      Keteragantungan pada kemampuan siswa

Metode Jigsaw memerlukan siswa yang memiliki kemampuan untuk mempelajari materi secara mandiri dan berbagi pengetahuan dengan siswa lainnya.

Dengan memahami kelebihan  dan kekurangan metode Jigsaw, guru dapat menggunakan metode Jigsaw secara efektif dalamm pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa . 

#Sekolah
SHARE :
IKLAN
LINK TERKAIT